Konsultan Media Sosial Keren Pisan euy..!.

  • Whatsapp
konsultan media sosial

Konsultan media sosial apa sih. Buzzer..? Ya semacam itulah namun belakangan ini penyebutan nama Buzzer cenderung konotasinya negatif. Apalagi saat musim politik buzzer kerap dituding penyebar berita hoax, memfitnah dan mengadu domba. Saya pernah jadi buzzer tapi bukan kerjanya memfitnah dan bikin berita hoax tapi mengangkat performa tokoh di media sosial. Tokoh itu adalah Gubernur Bangka Belitung Rustam Effendi (mantan) yang ingin maju lagi dalam Pilkada. Kami menjadi bagian dari tim konsultan medianya.

Kenapa jadi Konsultan Media Sosial?

Tak bisa dipungkiri, zaman now alias ayeuna pisan…media sosial sangat berpengaruh bagi kehidupan. Bahkan sekarang, media sosial sudah menjadi kebutuhan pokok bagi semua orang. Jejaring media sosial yang digunakan oleh masyarakat diantaranya facebook, twitter, telegram,instagram, whatsapp dan lain-lain. Ceu Yayah saja yang tinggal di kaki gunung syawal sekarang sudah punya akun facebook, dia pun hobi posting barang dagannya. Dan laku keras.

Jadi media sosial tentunya akan berdampak positif jika ia dikelola secara cermat. Sebaliknya akan bahaya jika salah menggunakanya. Yang bijak menggunakan medsos untuk hal positif yakni menggunakan medsos untuk menyampaikan informasi yang cepat dan akurat. Beragam informasi tentunya yang valid akan diperoleh dengan mudah dan cepat dari medsos. Informasi itu bisa berupa layanan publik, gangguan keamanan, kemacetan, kecelakaan dan sebagainya.

Media sosial juga bisa dijadikan untuk branding (pencitraan maksudnya) bagi tokoh, instansi, perusahaan bahkan UKM, Makanya jangan heran para tokoh politik banyak menggunakan media sosial untuk membangun citra diri. Makanya jangan heran pengusaha, politikus, tokoh agama, ulama, motivator, mahasiswa, pelajar dan lainnya selalu mempublish kegiatannya.

Media sosial juga bisa mengakrabkan hubungan pertemanan. Sudah bukan rahasia lagi dengan medsos teman yang jauh bisa jadi dekat, bahkan temen sekelas saat SD SMP dan SMA bisa menyatu kembali melalui medsos. Bahkan pacar lama saat di bangku SMP atau SMA bisa nyambung kembali. Tapi bahaya loh gara-gara itu terjalin lagi hubungan terlarang.

Media sosial juga bisa menghasilkan uang, posting produk Anda dii. Instagram, YouTube, Pinterest, Facebook, dan lain-lain, maka barang pun akan laku. Jadi saya setuju media sosial adalah platform yang potensial untuk menghasilkan uang.

Sebab ada ada sekitar 100 juta pengguna aktif Instagram di Indonesia, 135 juta pengguna aktif Twitter, dan lebih dari 1 miliar penonton YouTube di seluruh dunia. Penghasilannya bukan hanya dari jualan saja tapi bisa dari sponsor, endorsement, dan iklan adsense. Untuk bisa menjadikan medsos jadi pendulang uang ya belajar atau percayakan ke konsultan media sosial.

Tapi sebaliknya jika salah menggunakan medsos akan membunuh kita, makanya kini marak cyber crime yang terjadi di dunia maya seperti hacking, cracking, phising, spamming, dan lain-lain. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun dengan mudah diakses oleh siapapun sehingga mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal serta banyaknya penipuan yang dilakukan menggunakan media sosial, seperti online shop abal-abal dan lainnya.

Tahun 2020 bisnis digital marketing makin populer di Indonesia seiring dengan meroketnya jumlah pelaku UMKM yang menggunakan internet sebagai media berpromosi dan pemasaran. Media daring dinilai sebagai sarana pemasaran yang paling efisien dan efektif saat ini adalah media sosial. Ibu-ibu rumah tangga kini bisa jualan melalui instagram, facebook, whatsapp dan youtube.

Tapi tak semua orang yang bisa menggunakanya dengan tepat, harus tahu ilmunya kata Bong Affand mah. Nah itulah perlunya konsultan media sosial yang membimbing cara bagaimana membangun brand di medsos.

Jadi konsultan medsos menurut saya bisa dijadukan lahan bisnis, permintaan konsultan medsos lebih banyak untuk jasa pelatihan optimalisasi medsos saja, bukan untuk mengelola [menjadi admin] medsos instansi yang bersangkutan.

Tapi hati-hati menggunakan jasa konsultan medsos, banyak tukang tipeng yang mengaku mastah. Tapi dia dapat duitnya dari jualan bacot atau e-book. Artinya teori yang dia jual belum pernah dilakukan. Saya menyarankan carillah konsultan medsos yang berpengalaman. Yang sudah sukses dari teorinya mengdapatkan uang melalui medsos.

Menggunakan jasa konsultan medsos lebih disarankan untuk perusahaan yang sudah skala besar dan memiliki keuangan yang cukup untuk melibatkan pengelola eksternal.

Kalau sekadar UMKM, saya rasa bisa kok memanfaatkan medsos seperti Facebook untuk menghasilkan miliaran rupiah. Asal tahu caranya saja. Nah, untuk mengetahui caranya itulah dibutuhkan pelatihan dari pakar.

Apakah pada prinsipnya menggunakan konsultan media sosial untuk keperluan bisnis dan pribadi sama saja?

Sama saja. Konsultan medsos bisa juga digunakan untuk personal branding atau membangun citra. Strateginya sebenarnya sama saja dengan pemasaran produk. Melalui akun khusus atau fanpage yang lalu dipromosikan agar dikenal luas. Bisa juga melalui blog-blog yang memuat konten tentang figur yang bersangkutan.

Bagaimana kiat memilih konsultan yang baik?

Lihat rekam jejaknya dan portofolionya. Simak konsultan tersebut sudah pernah menangani perusahaan apa saja. Jangan percaya kepada orang yang hanya menjual e-book tapi dia sendiri tak punya online shop atau bisnis online sendiri. Sebab orang yang benar-benar sukses dari bisnis onlinenya jarang mau dibayar untuk sharing ilmunya.

Namun, saran saya, selama [akun medsosnya] masih bisa ditangani sendiri, lebih baik dilakukan sendiri. Sebaiknya menyewa jasa konsultan anya untuk menyerap ilmunya saja, kecuali kalau memang sudah benar-benar tidak bisa menangani medsosnya sendiri atau ada dana cukup untuk menyewa konsultan.

Jadi bagi yang pingin bisnisnya mantap di internet pakai saja konsultan media sosial. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *