Konversi Gas Diwarnai Pungutan

  • Whatsapp

Konversi Gas Diwarnai Pungutan

Yah inilah Gas Gratis
Yah inilah Gas Gratis
BANJAR-Pelaksanaan konversi minyak tanah (mitan) ke gas elpiji di Kota Banjar diwarnai pungutan liar (pungli). Besarnya pungli bagi setiap penerima tabung gas berikut kompornya mencapai Rp6.000.
Informasi yang dihimpun Radar kemarin, konversi mitan dilakukan di Kecamatan Langensari. Di Kecamatan itu pembagian paket tabung gas berukuran 3 kg bersama kompor gas dikeluhkan warga.
Beberapa warga mengaku harus membayar sejumlah uang untuk mendapatkan kartu keluarga (KK) yang merupakan syarat untuk bisa mendapatkan paket tabung gas. Warga yang sudah mempunyai KK juga tetap diharuskan membayar beberapa saat sebelum pembagian tabung gas.
Menurut Sri Wahyuni, ibu rumah tangga warga Kujangsari Kecamatan Langensari harus membayar Rp6000 untuk mendapatkan jatah gas.
“Ketika saya didata mendapatkan kompor gas, saya diharuskan membayar iuran. Uang itu untuk ongkos,” katanya.
Kasus serupa juga menimpa Tumiyati warga Desa Rejasari, hanya saja dia enggan menyebut orang yang menariknya. “Saya takut nanti tak dapat jatah,” katanya.
Pengakuan warga uang sebesar itu ditarik ketika pendataan penerima tabung gas di desa sebulan lalu.
Dari informasi yang dikumpulkan Radar, baik yang mempunyai KK lama maupun baru, ditarik pungutan sebelum pembagian tabung gas.
Konsultan Konversi Gas Pranata UI yang ditunjuk Pertamina menyalurkan has untuk Kota Banjar Asep Nurdin membenarkan soal itu. Namun dia menolak pungutan dari masyarakat tersebut sebagai pungutan liar (pungli).
“Memang ada iuran dari masyarakat, tapi itu kan berdasarkan kesepakatan antara konsultan kecamatan dengan aparat desa setempat,” katanya kepada Radar kemarin.
Dijelaskan uang tersebut digunakan untuk transportasi dari distributor ke desa dan transportasi para RT dan RW yang menyalurkan gas ke masyarakat.
“Sebenarnya saya sudah menegur konsultan kecamatan, tapi karena dalihnya atas dasar kesepekatan saya tak bisa berbuat apa-apa,” katanya. (dar/uda)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *